survey-survey

copas from my private wedding blog

02 November 2008 (06.29 WIB)

Mo cerita soal hunting and survey kemarin ah..

Hari ini ada 2agenda 4 da big day. Pertama, cari kotak utk bungkus souvenir; dan kedua, ambil souvenir utk panitia.

Di awal perjalanan, sempet berhenti dulu utk cuci motor. Hikmahnya, aku jadi punya waktu utk buka-buka internet and chatting. Berhubung chat sepi, aku jadi kepikiran utk cari alamat tempat kartu undangan. Sapa tau nanti ada waktu utk mampir. Dapet deh alamatnya hasil googling. Nah di pilihan googling itu, ada beberapa percakapan singkat dari situs WK-situs andalan untuk yang mempersiapkan rencana big daynya.

Dah lama banget aku gak buka WK. Bukan karena ngerasa udah gape, tapi aku pikir belum saatnya aku berbagi. Mudah-mudahan juga bukan riya ya, sebab aku niatnya kan cuma untuk sharing aja dengan temen-temen. Kebetulan banget, di tempat kerjaku juga udah lama gak jalan netnya, mu ke warnet asa capek (ditambah sakit dan lagi musim hujan), buka via hp juga terbatas. Sampe-sampe, saking rindunya ama internet di kantor, aku tadi pagi mimpi net kantor jalan lho! Hahaha…

Dari cari-cari alamat cetak kartu undangan, eh gak disangka ketemu juga alamat kotak mika (Thanks a lot V!!). Padahal tadinya aku udah mau keliling-keliling ada tuh di cibadak, hehehe. Alhamdulillah jadi hemat waktu karena dah tau tempatnya.

Sampe di tempat yang dimaksud, mataku dimanjakan dengan beragam pernak-pernik lucu. Ampe lupa deh tujuan utamanya. Mana di tempat itu aku juga nemuin pernak-pernik yang terbuat dari clay. Cuma sayangnya hanya sebagai penghias dari kotak-kotak dan koleksi lucu, bukan khusus souvenir. Tp gpp, aku udah nemuin tempat clay yang khusus souvenir. Jauh banget sich, tapi insyaallah dah mantap untuk pake itu.

Kotak mika tempat bros yang kubawa sebagai contoh kuperlihatkan kepada petugas tokonya. Katakan saja namanya A. Si A nunjukin produk yang sama persis dengan kotak yang kubawa, hanya saja lebih besar sedikit. Cocok sich untuk ukuran souvenirnya. Tapi kemudian aku bertanya lagi apakah ada bentuk lain. Ditunjukin deh yang ukurannya sama, tapi ada print love (gambar hati) di bagian tutupnya dan mikanya pun lebih tipis dibanding yang polos. Mulai deh kutanyakan soal pemesanan.

Aku kaget dunk waktu dia bilang bahwa gak bisa pesen di bawah dari 1000 pcs. Aku jujur kepadanya bahwa aku hanya membutuhkan sekitar 300 pcs-100 pcs lagi utk souvenir clay. (Oya, gimana sich ngitung souvenir? Klo gak salah, di WK, Rieka bilang cukup lebihin 100 dari jumlah undangan ya? Atau kurangin 100 dari jumlah undangan?).

Dengan terus dihinggapi rasa penasaran, aku nanya lagi apa boleh membeli satuan. Eh dia bilang boleh. Nah lho? Beli satuan boleh masa beli dalam partai kecil/sedang gak boleh? Gak lama dia ke dalem, rupanya memanggil petugas yang 1 lagi. Aku gak tau persis itu yang punya atau bukan, tapi dengan petugas ini (sebut saja petugas B) aku bisa lebih leluasa bernegosiasi. Malahan, dengan keramahannya, aku jadi memborong pernak-pernik bunga, lem tembak, dan pesen kotak mika sejumlah yang aku butuhkan. Kebetulan masih banyak waktu juga jadi insyallah klo ada tambahan, bisa nambah nanti.

Ya meski gak dapet potongan harga karena pesen dalam partai kecil/sedeng (di bawah 1000 pcs) akhirnya aku pun dengan senang hati memboyong nota pesanan dan bunga-bunga itu ke dalam tasku.

Beres dari sana, aku lalu bergerak ke agenda ke-2. Yup! Ambil pesenan souvenir utk panitia. Meski panitia belum terbentuk, tapi aku udah dapet gambaran beberapa orangnya. Hmmm, lumayan juga neh utk panitia aku nyari barangnya yang agak susah didapat. Alhamdulillah dapetnya setelah nego-nego dengan ibu-ibu yang laen.

Selesai dengan agenda ke-2, hari masih siang. Aku lantas berpikir tempat apa lagi yang bisa disurvey deket-deket tempat aku ngambil souvenir utk panitia. Googling lagi, nemu deh alamat tempat souvenir, kartu undangan dan hias seserahan sekaligus WO. Kebetulan aku hanya bermaksud untuk mencari kartu undangan disana. Desainnya udah dapet gambaran dari dulu, ditambah dengan desain kartu undangan temen boz yang baru-baru ini dateng. Aku sich gak akan mencontek mentah-mentah idenya karena udah punya konsep sendiri. Kesamaanku dengan kartu undangan temen boz adalah ada desain kupu-kupunya dan warna hijau metaliknya menginspirasi, hehehe.

Tapi, tempat yang kumaksud itu tutup dan baru akan buka lagi Senin (3 Nov 08).

Aku gak berputus asa, langsung mencari lagi tempat kartu undangan yang juga deket situ. Dapetlah sebuah alamat. Syukurnya, alamat ini bakal kulewati saat dalam perjalanan pulang. Alhamdulillah…

Di tempat ini, aku diterima dengan ramah oleh seorang mbak (lupa gak nanya namanya, hehehe). Dia baru aja menerima capeng yang mu bikin kartu undangan. Sedangkan mas yang satu lagi juga sedang sibuk melayani pasangan capeng. Aku langsung bertanya apakah di tempat itu ada contoh kartu dengan desain kupu-kupu. Mbak itu bilang ada, tapi lagi dipinjam oleh table sebelah (tempat mas dengan capeng berdiskusi). Daaaan, yang ditunjuk oleh mbak itu persis banget dengan kartu undangan temen boz hihihi…

Aku lantas bilang bahwa aku sudah melihat yang serupa dengan kartu itu. Ya, diawali dengan pembicaraan seperti itu kuharap kekakuan karena baru kenal akan cair. Alhamdulillah terbukti.

Tapi bukan aku rasanya kalo hanya berpatokan dengan contoh yang ada. Mataku pun sibuk melihat-lihat sekeliling. Di tiga dindingnya aku bisa melihat contoh-contoh yang udah pernah dibuat. Ada yang dikelompokkan berdasarkan warnanya (hijau dan merah), ada pula yang tidak dikelompokkan  melainkan disusun dengan manis supaya enak diliat.

Tepat di atas kepalaku, di tembok yang aku belakangi sebab aku dalam posisi duduk menghadap si mbak, mataku menangkap sosok yang manis dengan warna gak biasa. Warnanya shocking pink, gold. Waaaaaaaah, mata langsung berminat dengan keunikan warna dan desainnya. Kuliat modelnya gak biasa. Meski bentuk keseluruhan adalah kotak, tapi isi kalkir di dalamnya unik. Belum lagi ada gantungan tali emas yang centil hehehe. Kucoba menawarkan kepada pamanku yang kebetulan menemaniku survey-survey seharian. Pamanku setuju bahwa kartu itu unik dan bagus.

Hihihi, berubah deh dari rencana semula. Aku pake desain kartu itu, tapi desainnya ditambah dengan kupu-kupu, dan warnanya pun minta yang beda, disesuaikan dengan tema big day kami. Oya, alhamdulillah camiku setuju dengan ideku tentang 3 warna. Baruuuuuuuuu aja dini hari tadi dia menyetujuinya. Maklum ni, camiku lagi sibuk banget dengan kerjaannya. Mana dia punya tanggung jawab logistik untuk keperluan atlet bertanding awal hingga pertengahan November ini di Magelang. Asli sebulan penuh aku bener-bener susah komunikasi dengannya. Sms aja susah apalagi mu bicarain rencana big day kami. Nah dini hari itu dia dah dalam perjalanan, jadi bisa kuganggu dikit (hihihi) tentunya dengan memperlihatkan support penuh terlebih dahulu.. Hehehe, trik yang bagus lho ternyata. Nah berhubung camiku dah setuju, maka sudah bisa kusebut tema kami. Hehehe..

Tadinya dateng ke tempat ini udah kucoret dari list karena temen-temenku ngasi tau bahwa tempat ini terkenal mahal-boleh dibilang agak sedikit menghakimi karena kan belum nanya langsung. Dengan kata lain, bertentangan dengan prinsip dasar big day kami (irit). Tapi rasa penasaran menanyakan budget utk harga undangan temen boz itu yang mengalahkan rasa menghakimi itu. Iseng kutanya harganya. Hehehe, iya sich dilihat dari ukuran dan desainnya serta foto-foto besar 2 pcs yang ada di dalam kartu tersebut, layaklah harga 20 ribu dibandrol utk kartu itu.

Lalu aku menanyakan apakah bisa menyesuaikan budget (calon) konsumen. Si mbak bilang bisa. Waaaaaaah, seneng banget deh. Lalu tanpa pikir panjang, aku lantas menyetujui saat si mbak menawarkan untuk membuat dummy.

Whuaaa, agak diluar rencana ni. Tapi mungkin udah jodoh kali ya dengan tempat ini. Yang kucoret malah sepertinya jadi, eh yang kuimpikan dari dulu malah gak kesampean. Ya gpp, semua tetep harus pake logika. Aku gak mau karena mempersiapkan utk big day ampe harus memaksakan diri. Ya, sesuai kemampuan aja. Malah aku cenderungnya irit, karena sisa kekuatan itu mo kupake utk biaya hidup di pulau seberang, segera setelah kami resmi become husband and wife. Amin.

So, 2 minggu lagi aku udah harus mengambil pesenan kotak mika sedangkan dummy tinggal nunggu ditelpon aja.

Tuhan, tolong beri kemudahan dan rejeki yang berkah untuk melangsungkan niat baik kami. Sebab kami sadar, niat baik saja tidak cukup, melainkan harus pula didukung oleh cara yang baik. Mudah-mudahan kami termasuk golongan orang-orang yang Engkau ridhoi dan Engkau lindungi dalam golongan orang yang bersyukur. Engkau yang mempertemukan kami dengan cara-Mu yang indah, mudah-mudahan acara kami nanti pun tidak kalah indahnya dengan pertemuan kami atas bantuan-Mu, 9 bulan yang lalu. Amin.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: